RSS

Jumat, 18 Februari 2011

PERENCANAAN SISTEM PEMBELAJARAN PAI (PROGRAM TAHUNAN DAN SEMESTER



UJIAN TENGAH SEMESTER (TAKE HOME)
MATA KULIAH  : PERENCANAAN SISTEM PAI (3SKS)

1.      Kemukakan beberapa pengertian perencanaan system PAI !
2.      Jelaskan fungsi perencanaan pembelajaran dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah !
-          fungsi perencanaan pembelajaran bagi guru
-          fungsi bagi siswa
3.      Apa yang dimaksud dengan pendekatan sistem dalam pembelajaran PAI ? dan tuliskan komponen-komponen sistem pembelajaran tersebut !
4.      Apa yang dimaksud dengan standar kompetensi, kompetensi dasar, dan indikator ?
5.      Tuliskan beberapa kriteria perumusan tujuan pembelajaran yang baik ? kemukakan sebuah contoh rumusan tujuan pembelajaran yang memenuhi syarat !
6.      Jelaskan kriteria pemilihan materi ajar atau sumber belajar dalam pembelajaran PAI !
7.      Tuliskan beberapa strategi pembelajaran yang anda ketahui ! Jelaskan salah satunya dengan mengemukakan maksudnya, langkah-langkah pelaksanaannya serta kelebihan dan kelemahan strategi pembelajaran tersebut !
8.      Apa yang dimaksud dengan program tahunan dan kemukakan contoh program tersebut !
9.      a. Apayang dimaksud dengan program semester, dan sebutkan komponen-komponennya !
b. Kemudian kemukakan pula cara menghitung jumlah jam mengajar efektif dalam satu semester dengan terlebih dahulu merinci jumlah minggudalam satu semester, jumlah minggu tidak efektif serta miggu efektifnya.
10. a.   Apa yang dimaksud dengan silabus ? sebutkan langkah-langkah dalam merumuskan silabus pembelajaran.
            b.   Apa yang dimaksud dengan program Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) ? Tuliskan urutan langkah-langkahnya !















JAWABAN

1.   Beberapa pengertian perencanaan system PAI yaitu:
  • Perencanaan adalah hubungan antara apa yang ada sekarang dengan bagaimana seharusnya yang bertalian dengan kebutuhan, penentuan tujuan, prioritas, program, dan alokasi sumber.
  • Cunningham mendefinisikan bahwa perencanaan yaitu, menyeleksi dan menghubungkan pengetahuan, fakta-fakta, imajinasi-imajinasi dan asumsi-asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan memvisualisasi dan memformulasi hasil yang diinginkan urutan kegiatan yang diperlukan dan prilaku dalam batas-batas yang dapat diterima yang akan digunakan dalam penyelesaian.
  • Perencanaan sistem PAI adalah suatu pemikiran/ persiapan untuk melaksanakan tujuan pengajaran atau aktifitas pengajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran serta melalui langkah-langkah dalam pembelajaran yaitu: pelaksanaan perencanaan, penilaian dalam rangka mengatasi tujuan yang telah ditetapkan dalam sistem PAI.
     
2.   Fungsi perencanaan  pembelajaran bagi guru yaitu :
  1. Perencanaan pembelajaran sebagai pedoman atau acuan dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
  2. Untuk menambah penguasaan guru terhadap materi yang diajarkan dan juga menyeleksi atau mengkombinasikan materi.
  3. Perencanaan pembelajaran sebagai alat untuk mengukur keberhasilan,belajar-mengajar, baik proses maupun hasil.
  4. Sebagai alat untuk membantu pengelolaan pendidikan
  5. Menjadikan kegiatan pembelajaran lebih terarah dan berjalan secara efektif dan efesien
Sedangkan fungsi perencanaan pembelajaran bagi siswa yaitu :
a.       sebagi pedoman dan acuan belajar, karena materi pelajarannya sudah terencana.
b.      sebagai persiapan belajar, karena materi pelajarannya tidak akan berubah-ubah lagi (sudah terencana)
c.       menjadikan siswa senang dalam belajar, karena pembelajarannya terncana.

3.   Pendektan sistem dalam pembelajaran PAI yaitu tidak memikirkan satu komponen saja tetapi semua yang terkait dalam sistem pembelajaran PAI dalam mencapai tujuan. Dimana sistem pembelajaran PAI saling berinteraksinya masing-masing komponen yang ada satuan sistem pembelajaran untuk mencapai tujuan serta semua komponen yang didalam sebuah sistem dirancang/direncanakan  sedemikian rupa sehingga sesuai dengan apa yang ada dalam tujuan PAI.
      Adapun komponen-komponen sistem pembelajaran tersebut yaitu: komponen tujuan, komponen materi, komponen strategi, komponen media dan komponen evaluasi.

4.   Yang dimaksud dengan standar kompetensi, kompetensi dasar dan indikator yaitu:
·         Standar kompetensi yaitu kualifikasi kemampuan peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengajaran sikap dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada mata pelajaran tertentu (Standar kompetensi diambil dari standar isi) mata pelajaran.
·         Kompetensi dasar yaitu sejumlah kemampuan minimal yang harus dimiliki peserta didik dalam rangka menguasai standar kompetensi mata pelajaran tertentu.
·         Indikator yaitu merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan prilaku yang dapat diukur mencakup pengetahuan sikap dan keterampilan

5.   Beberapa kriteria perumusan tujuan pembelajaran yang baik yaitu:
      a.   Sesuai tingkat perkembangan berfikir siswa.
      b.   Mengacu pada pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar
      c.   Menunjukkan pencapaian hasil belajar siswa secara utuh (kognitif, afektif, dan psikomotor).
      d.   Mengidentifikasi dan merumuskan tujuan pencapaian hasil belajar pada aspek-aspek tingkatan kognitif, efektif, dan psikomotor yang lebih tenggi sehingga peserta didik mampu berfikir tinggi, memiliki sikap/ karakter dengan nilai yang kuat, serta mampu melakukan kreatifitas dan orisinalitas.
      e.   Mengelaborasikan karakteristik materi pembelajaran yang relavan.
      f.    Menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur/ dapat dikuantifikasikan/ dapat diamati.
      Adapun contoh rumusan tujuan pembelajaran yang memenuhi syarat yaitu :
      Tujuan Pembelajaran
Setelah materi ini disampaikan, maka siswa diharapkan dapat:
1.      Menjelaskan makna Sabar
2.      Menyebutkan macam-macam Sabar
3.      Menjelaskan hikmah dari sifat Sabar
4.      Menerangkan pengertian Tawakal
5.      Menerangkan hikmah Tawakal
6.      Menuliskan dalil Al-Qur’an tentang Sabar (Al-Baqarah:153) dan Tawakal (Ath-Thalaq:3)

6.   Kriteria pemilihan materi ajar atau sumber belajar dalam pembelajaran PAI yaitu:
1.   Kriteria tujuan intruksioanal
Suatu materi pelajaran yang terpilih dimaksudkan untuk mencapai tujuan intruksional khusus atau tujuan-tujuan tingkah laku.
2.   Materi pelajaran supaya terjabar
Perincian materi pelajaran berdasarkan pada tuntutan dimana setiap TIK telah dirumuskan secra spesipik, dapat diamati dan terukur.
3.   Relavan dengan kebutuhan siswa
Kebutuhan siswa yang pokok adalah bahwa mereka ingin berkembang berdasarkan potensi yang dimilikinya.
4.   Kesesuaian dengan kondisi masyarakat
Siswa dipersiapkan untuk menjadi warga masyarakat yang berguna dan mampu hidup mandiri.
5.   Materi pelajaran mengandung segi-segi etik
Materi pelajaran yang akan dipilih hendaknya mempertimbangkan segi moral siswa kelak.
6.   Materi pelajaran tersusun dalam ruang lingkup dan urutan yang sistematik dan logis.
Setiap materi pelajaran disususn secara bulat dan menyeluruh, terbatas ruang lingkupnya dan terpusat pada satu topik masalah tertentu.
  1. Materi pelajaran bersumber dari buku sumber yang baku, pribadi guru yang ahli, dan masyarakat
  2. Materi pelajaran tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits. Dimana materi yang diajarkan dalam pembelajaran PAI harus berdasarkan dengan Al-Qur’an dan Hadits. Kriteria ini merupakan kriteria terpenting dan paling utama diantara kriteria-kriteria di atas. Jadi walaupun kriteria-keriteria di atas terpenuhi namun kriteria terakhir ini tidak terpenuhi maka materi/sumber pembelajaran tersebut tidak bisa diajarkan pada pembelajaran mata pelajaran PAI.

7.   Beberapa strategi pembelajaran yang saya ketahui yaitu: Strategi diskusi, strategi kerja kelompok, strategi sumbang saran, strategi pemberian tugas dan resitasi, strategi demonstrasi, strategi penyajian kerja lapangan, dan strategi kisah.
·         Namun yang akan saya jelaskan adalah strategi kerja kelompok. Pengertian strategi kerja kelompok ini ialah suatu cara mengajar, dimana siswa d idalam kelas dipandang sebagai suatu kelompok atau dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri dari 5 (lima) atau 7 (tujuh) siswa, mereka bekerja bersama dalam memecahkan masalah , atau melaksanakan tugas tertentu, dan berusaha mencapai tujuan pengajaran yang telah ditetapkan oleh guru. Kalau menurut Robert L. Cilstrap dan William R Martin memberikan pengertian kerja kelompok sebagai kegiatan sekelompok siswa yang biasanya berjumlah kecil, yang diorganisir untuk kepentingan belajar. Keberhasilan kerja kelompok ini menuntut kegiatan yang kooperatif dari beberapa individu tersebut.
·         Langkah-langkah pelaksanaan strategi kerja kelompok  yaitu:
a.       menjelaskan tugas kepada siswa
b.      menjelaskan apa tujuan kelompok tersebut
c.       membagi kelas menjadi beberapa kelompok
d.      setiap kelompok menunjuk seseorang pencatat yang akan membuat laporan tentang hasil kerja kelompok tersebut.
e.       Guru berkeliling selama kerja kelompok itu berlangsung bila perlu memberi saran/pertanyaan.
f.       Guru membantu menyimpulkan kemajuan dan menerima hasil kerja kelompok.
·         Kelebihan strategi kerja kelompok yaitu :
a.       Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menggunakan keterampilan bertanya dan membahas suatu masalah.
b.      Memberikan kesempatan kepada siswa untuk lebih intensif mengadakan penyelidikan mengenai suatu masalah.
c.       Dapat mengmbangkan bakat kepemimpinan dan mengajarkan keterampilan berdiskusi.
d.      Supaya para siswa lebih aktif tergabung dalam pelajaran mereka, dan mereka lebih aktif berpartisifasi dalam diskusi.
e.       Memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan rasa menghargai dan menghormati pribadi temannya, menghargai pendapat orang lain.
·         Kelemahan strategi kerja kelompok yaitu :
a.       Kerja kelompok sering kali hanya melibatkan kepada siswa yang mampu yang cakap memimpin dan mengarahkan  orang lain.
b.      Strategi ini kadang-kadang menuntut pengaturan tempat duduk yang berbeda-beda dan gaya mengajar yang berbeda.
c.       Keberhasilan strategi ini hanya tergantung kepada kemampuan siswa memimpin kelompok atau untuk bekerja sendiri.

8.   Program Tahunan merupakan program umum setiap mata pelajaran untuk setiap kelas, berisi tentang tentang garis-garis besar yang hendak dicapai dalam satu tahun dan dikembangkan oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan. Program ini perlu dipersiapkan dan dikemgankan oleh guru sebelum tahun pelajaran dimulai, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya, yakni program semester, program mingguan dan harian serta pembuatan progam semester, program mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan system penilaian. Komponen program semester meliputi: identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, tahun pelajaran), standar kompetensi, kompetensi dasar, alokasi waktu dan keterangan
Contoh program tahunan yaitu :
PROGRAM TAHUNAN
TAHUN PELAJARAN 2008/2009
Satuan Pendidikan                      : MAN 2 Model Banjarmasin
Mata Pelajaran                            : Qur’an Hadits
Kelas                                             : X
Tahun Pelajaran                         : 2008/2009
Smt.
Jenis Kegiatan
Alokasi
Waktu
Ket
X/I
1.Memahami pengertian Al-Qur’an dan bukti keotentikannya
6


2.memahami isi pokok ajaran al-qur’an
4


3.Memahami fungsi al-Qur’an dalam kehidupan
4


4.Memahami cara-cara mencari surat dan ayat dalam Al-Qur’an
2


5.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah dibumi
6


6.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang demokrasi
2


7.Ulangan bulanan dan perbaikan
8



           Jumlah alokasi waktu
32



X/II
1.Memahami istilah-istilah Hadits
6


2.Memahami sanad dan matan hadits
4


3.Mendeskripsikan fungsi hadits terhadap Al-Qur’an
6


4.Memahami pembagian hadits dari segi kuantitas dan kualitasnya
4


5.Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan beribadah
10



Jumlah Alokasi Waktu
30


                                          Banjarmasin,    Juli 2008

Mengetahui,
Kepala MAN 2 Model Banjarmasin


Drs. H. Abdurrachman, M.Pd.
NIP. 150273997

Guru Mata Pelajaran


Dra. Marfu’ah
NIP. 150227532


9.      a.   Program semester ialah program yang berisikan garis-garis mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam satu semester. Program semester ini merupakan penjabaran dari program tahunan.
            Pada umumnya komponen-komponen program semester ini yaitu: identifikasi (satuan pendidikan, mata pelajaran, semester, tahun pelajaran), bulan, standar kompetensi dan materi pokok yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan dan keterangan-keterangan.
b.   Dibawah ini cara perhitungan alokasi waktu progam semester genap dari contoh program tahunan di atas.

A.     Banyaknya Minggu dalam Semester Genap
NO
BULAN
JUMLAH MINGGU
1.
Januari
3 Minggu
2.
Februari
4 Minggu
3.
Maret
4 Minggu
4.
April
5 Minggu
5.
Mei
4 Minggu
6.
Juni
4 Minggu
Jumlah
24 Minggu

B.     Minggu Tidak Efektif
1.      Libur Semester                                                                        : 1 Minggu
2.      Persiapan Ujian Nasional dan Ujian Nasional                        : 2 Minggu
3.      Ujian Akhir Sekolah dan Ulangan Perbaikan ,
serta rapat kenaikan kelas                                                       : 4 Minggu
4.      Pembagian Rapot dan Libur Semester                                    : 2 Minggu
 

Jumlah                                                                                     : 9 Minggu

C.    Minggu Efektif:
1.      Banyak Jam Pelajaran             : 24 Minggu – 9 Minggu = 15 Minggu
2.      Banyak Jam Efektif                : 15 Minggu x 2 jam Pelajaran = 30 jam
                                                         (1 Jam Pelajaran = 45 Menit)

D.    Distribusi Alokasi Waktu

NO
POKOK BAHASAN
ALOKASI
WAKTU
1
2
3
4

5

Memahami istilah-istilah Hadits
Memahami sanad dan matan hadits
Mendeskripsikan fungsi hadits terhadap Al-Qur’an
Memahami pembagian hadits dari segi kuantitas dan kualitasnya
Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan beribadah
6
4
6
4

10
Jumlah
30

10.  a.   Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan atau kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, meteri pokok atau pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standart kompetensi an kompetensi dasar ke dalam materi pokok, kegiatan belajar, dan indicator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus ini diperlukan sebagai pertanggungjawaban professional pendidik terhadap lembaga, sejawat, peserta didik, dan masyarakat.
            Langkah-langkah dalam merumuskan silabus pembelajaran:
1.      Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran sebagaimana tercantum pada S1.
2.      Mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar.
3.      Melakukan pemetaan kompetensi, yaitu:
a.       Mengidentifikasi  standar kompetensi, kompetensi dasar dan materi pembelajaran
b.      Mengelompokkan  standar kompetensi, kompetensi dasar dan materi pembelajaran
c.       Menyusun  standar kompetensi, kompetensi dasar sesuai dengan keterkaitan
4.      Mengembangkan kegiatan pembelajaran untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya.
5.      Merumuskan indikator pencapaian kompetensi
      Indikator merupakan penanda pencapaian KD yang ditandai oleh perubahan prilaku yang dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
6.      Penentuan jenis penilaian
      Penilaian merupakan serangkaian kegiatan untuk memperoleh, menganalisis, dan menafsirkan data tentang proses dan hasil belajar peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan, sehingga menjadi informasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan.
7.      Menentukan alokasi waktu
      Menentukan alokasi waktu pada setiap KD didasarkan pada jumlah minggu efektif  dan alokasi waktu mata pelajaran permingggu dengan mempertimbangkan jumlah KD, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan kepentingan KD.
8.      Menentukan sumber belajar
      Sumber belajar adalah rujukan, objek dan atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang berupa media cetak dan elektronik, nara sumber, serta lingkungan fisik, alam, social, dan budaya.
9.      Model silabus
10.  Pengembangan silabus berkelanjutan
      Untuk keperluan pelaksanaan pembelajaran dikelas, dari sebuah silabus perlu dikembangkan dan dibuat rencana pelaksanaan pembelajaran.

b.   Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus. Lingkup rencana pembelajaran paling luas mencakup satu kompetensi dasar yang terdiri atas satu indikator atau beberapa indikator untuk satu kali pertemuan atau lebih. RPP merupakan persiapan yang harus dilakukan guru sebelum mengajar.   

Adapun urutan langkah-langkah  penyusunan RPP yaitu sebagai berikut :
1.      identitas mata pelajaran
2.      standar kompetensi dan kompetensi dasar
3.      indikator
4.      materi pelajaran
5.      tujuan pembelajaran
6.      strategi dan skenario pembelajaran
7.      sarana dan sumber pelajaran
8.      penilaian dan tindak lanjut



TUGAS BERSTRUKTUR PERENC. SIST. PENGAJ. PAI
DOSEN PENGASUH Drs. SAMDANI


PROGAM TAHUNAN DAN PROGAM SEMESTER









Disusun Oleh:

MUHAMMAD UNTUNG
NIM. 0701218056
SAPRIADI
NIM. 07012180
MUHAMMAD ZAINUDDIN
NIM. 07012180
MUHAMMAD ZA’IM
NIM. 0701218057



INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS TARBIYAH
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
BANJARMASIN
2009

5 komentar: